Dimanakah mangut lele favoritmu??

June 4, 2011 at 2:52 pm | Posted in Kuliner | 3 Comments

Mangut lele merupakan makanan khas daerah Jogja-Solo, biasanya ikan lele goreng dimasak lagi didalam kuah mangut yang pedas. Berikut beberapa warung yang menyajikan mangut lele sebagai menu andalannya.

1. Mangut lele di sego nggeneng mbah Marto ISI

Mangut Lele

Di warung ini, lelenya tidak digoreng seperti mangut di tempat lain melainkan diasapi. Sebelum diasapi, lele yang sudah dibersihkan ditusuk dengan bongkok [pelepah daun kelapa] dan kemudian diasapi di atas api yang berasal dari sabut kelapa yang dibakar. Penggunaan bongkok yang menghasilkan minyak ketika diasapi membuat lele tidak lengket, sedangkan pengapasan lele menghasilkan daging lele yang kenyal dan masih menyisakan rasa sangit. Setelah diasapi, lele kemudian dimasukkan ke dalam bumbu mangut, seperti bumbu gulai namun pedas dan dipanaskan di atas keren [tungku tanah berbahan bakar kayu] sampai masak.

2. Mangut lele Bu Is Jetis,

Warung mangut Bu Is mulai berjualan tahun 1979.  Menu utama di warung ini ada mangut lele dan lele goreng  yang disajikan bersama dengan urap/ trancam, sambal gongso dan sambal terasi. Urap/ trancamnya terdiri dari daun papaya, bayam, kecambah, ket imun dan daun puyang yang ditemani bumbu parutan kelapa dengan cabai dan gula jawa. Dalam sehari  rata-rata rumah makan ini menghabiskan 15 kg lele, dan pada tahun baru kemarin bisa menghabiskan 50 kg lele untuk mangut dan lele goreng.

3. Mangut lele RM Purnama Muntilan,
mangut
RM Makan Purnama terletak di Dusun Tangkilan, Pabelan, Muntilan, merupakan rumah makan spesialis mangut lele dan ikan air tawar. Kalau dari arah Yogya ke Magelang, setelah Muntilan dan ketemu tikungan di sungai Pabelan langsung belok kekanan kira2 25 meter, ada warung makan “PURNAMA” Rumah makan ini merupakan langganan Pak Dhe saya sejak masih muda [usia Pak Dhe sekarang 70-an].

Resep mangut lele:
Sumber: http://nyamleng.com/2009/10/04/mangut-lele/

BAHAN:
– 1 kg lele, buang isi perutnya, buang patilnya, cuci bersih dan dikerat-kerat
– 500 ml santan kental
– 2 batang sereh, dimemarkan
– 4 sendok makan gula putih
– cabe rawit

BUMBU HALUS:
– 10 siung bawang merah
– 10 siung bawang putih
– 6 cm jahe
– 6 cm lengkuas
– 6 cm kunyit
– garam secukupnya

CARA MEMASAK:
– Lele digoreng kering
– 10 siung bawang merah, 10 siung bawang putih, 6 cm jahe, lengkuas, kunyit di ulek sampai halus, kemudian di tumis dengan api kecil. Setelah harum masukkan masukkan 500 ml santan kental dan 2 batang sereh yg sudah dimemarkan. Aduk jangan sampai pecah. Masukkan 4 sendok makan gula putih dan garam secukupnya. Cicipi bila perlu. Setelah mendidih masukkan lele yang telah digoreng kering dan beberapa cabe rawit. Biarkan beberapa saat dengan api kecil agar bumbu meresap.
– Siap dihidangkan.

21 Kuliner Jogja Pilihan Kuliner Online

September 5, 2010 at 6:08 am | Posted in Kuliner | 10 Comments

21 Kuliner Jogja Pilihan Kuliner Online

Buat Rekans yang akan mudik ke Jogja, Berikut ini 21 lokasi tempat wisata kuliner di Jogja yang siap menguji kecerdasan lidah Anda. Rata-rata makanan Jogja uenak dan harganya affordable.

1. Sega Geneng , Dusun Nengahan, Panggung Harjo, Sewon,  Bantul, telpon 085292095550

Warung sego nggeneng adalah warung makan yang menyajikan gudeg klasik dengan areh yang tidak kental dan sayuran hijaunya menggunakan daun pepaya yang tidak pahit. Sambalnya berupa sambal kacang tholo yang dimasak pedas dengan menggunakan rambak (krecek ndeso). Sedangkan lauknya berupa tahu, tempe, telur, rempelo ati, yang dimasak dengan bumbu besengek dan mangut lele.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/06/28/ketika-gudeg-dan-mangut-bersatu-di-sego-nggeneng-mbah-marto/

2. Jejamuran Resto, Jejamuran, Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, 55512 telpon 0274 868170

Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemak dalam tubuh, menghambat partumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/tongseng-dan-sate-jamur-di-jejamuran-2/

3. Gubug Makan Mang Engking, Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman, Flexi: 0274-7489732, HP: 085868020045

Warung makan Gubug Mang Engking adalah rumah makan yang sangat terkenal sebagai spesialis masakan udang galah di Yogyakarta. Sebagai menu andalan, sekilo udang bakar madu disajikan dalam 8 tusuk sate udang yang masing-masing terdiri dari 5 ekor udang. Sedangkan menu udang yang lain adalah udang goreng, asam manis, saos tiram dan udang rebus, yang dibagi dalam ukuran udang super [sekilo terdiri dari 12 ekor] dan udang udang standart [sekilo terdiri dari 30 ekor].

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/05/25/merayakan-ulang-tahun-di-gubug-mang-engking/

4. Sate Karang Pak Prapto , Sate Karang Pak Prapto, Jl. Nyi Pembayun, Lapangan Karang Kota Gede Telp. (0274)7807371 / 4436701

Sate Karang merupakan salah satu ikon kuliner Kota Gede. Disebut Sate Karang karena lokasi penjualannya di Lapangan Karang, Kota Gede. Sate ini dibuat dari daging sapi yang dibumbui saus kacang lalu disajikan bersama lontong dan kuah lodeh. Sate Karang mulai berjualan sejak tahun 1948, dijajakan berkeliling oleh Pak Karyo Semito, ayah Pak Prapto.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/09/29/mengudap-nyamlengnya-sate-karang-pak-prapto/

5. Sate Klatak Wedus Mas Barry,  Pasar Jejeran Wonokromo Bantul Telpon 081328800165

Mas Barry merupakan generasi ketiga yang berjualan sate klatak. Sebelumnya, ayahnya Wakidi, juga berjualan di sini. Wakidi meneruskan usaha ayahnya yang bernama Ambyah yang membuka usaha ini pada tahun 1946.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/sate-klatak-wedus-mas-barry/

6. Sate Goreng Ringin Kronggahan, Warung Sate Kambing  Pak Tris , Kronggahan, Mlati, Sleman, Telpon 02746415148

Warung sate kambing Pak Tris Kronggahan dirintis oleh Pak Sutrisno Hadipandoyo pada tahun 1978, dan sejak tahun 1980 mulai berjualan sate goreng, sebelumnya masih berjualan sate bakar seperti warung sate yang lainnya. Sedangkan keahlian memasak sate merupakan warisan turun temurun dari mBah Wongsoredjo yang merupakan kakek Pak Sutrisno.

http://kulineronline.net/2010/04/09/sate-goreng-ringin-kronggahan/

7. Sate Samirono, Jln Colombo 105/ 38, Samirono, Caturtunggal, telpon 0274 541288/ 541287

Sate Samirono lokasinya yang di dekat kampus UGM  dan memiliki  cita rasa sate samirono yang sudah melegenda. Menurut beberapa teman, sate kambing samirono merupakan sate terenak di Jogja.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/22/sate-samirono/

8. Sate Kambing Pak Karto, Pasar Tempel, Jl. Magelang Lumbungharjo Tempel 081328133606 dan Pasar Tempel Sleman.

Warung sate Pak Karto ada dua tempat, satu di pasar tempel, satu lagi di tepi jalan Jogja Magelang km 18.Citarasa tongseng Pak Karto cukup terkenal di seputaran Turi – Tempel, dan merupakan salah satu menu favoritku kalau mudik ke Jogja. Rasa tongseng Pak Karto paling enak untuk se Jogja, kalau sate tetap sate Samirono.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-sate-kambing-pak-karto-pasar-tempel-sleman/

9. Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu Yogya,  Soto Sulung Pertama di Jogja kompleks Parkir Stasiun Tugu bagian Selatan

Perintis Soto Sulung Stasiun Tugu adalah Pak Malik sejak tahun 1968. Dan sejak bulan Agustus 1970, mereka resmi berjualan soto di kompleks Stasiun Tugu sampai sekarang. Saya sudah cukup lama menjadi pelanggan soto sulung ini, yang rasa sotonya paling nyamleng selama ini menurut saya.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-soto-sulung-stasiun-tugu-yogya/

10. Gudeg Bu Hj Amad, Utara Gedung Pusat UGM (Utara Selokan Mataram) Karangasem CT II/ 05, Yogyakarta, Telpon 0274-520049

Gudeg mBarek dirintis oleh Bu Amad pada tahun 1950-an, di sebelah Utara Geografi UGM. Dan sejak tahun 1998 menempati tempat yang sekarang, sebuah rumah megah berlantai dua yang cukup apik, bersih dan tertata rapi, di mBarek sebelah utara Selokan Mataram.

http://kulineronline.net/2009/05/26/menikmati-makan-siang-di-bawah-iringan-musik-di-gudeg-bu-hj-amad/

11. Gudeg Yogya Yu Djum, Jln Wijilan no 31, Yogyakarta

Gudeg Yu Djum terletak di jalan Wijilan no 31. Gudeg Yu Djum ini berdiri pada tahun 1946, beberapa tahun setelah Gudeg Bu Slamet [gudeg pertama di Wijilan, 1942]. Waktu pertama kali berdiri, warung gudeg ini bernama Warung Gudeg Ibu Djuwariah.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/23/gudeg-yogya-yu-djum/

12. Gudeg Permata Bu Pujo,  Jln Gadjah Mada,   barat Bioskop Permata, Yogyakarta

Warung ini buka setiap hari kecuali hari minggu, sejak jam 21.00-01.00.  Jenis makanan yang tersedia gudeg basah dengan rasa gurih, tidak terlalu manis. Sambal kreceknya pedas. Ayamnya boleh memilih a.l kepala, sayap, gendhing, paha, ati ampela dan telur. Minumnya teh dan jeruk, panas dan es.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/04/03/lesehan-di-gudeg-permata-bu-pujo/

13. Bebek Goreng Cak Koting, Warung Makan Cak Koting Bu Meti Jl. Dr. Sutomo “Depan Bioskop Mataram Yogyakarta, Telp : 0274.566.773

Cak Koting adalah satu satu ikon kuliner di Jogja dengan menu special bebek, ada bebek goreng dan bebek bakar. Menu lain yang tersedia antara lain burung dara goreng, lele goreng, sayur lombok hijau dan  tahu/tempe penyet.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/01/menikmati-bebek-goreng-cak-koting/

14. Bakmi mBah Mo, Dusun Code, Bantul, Telpon 0274-7486989 HP 081548557743

Bakmi mBah Mo dirintis oleh Atmo Wiyono sejak tahun 1986, mulai ramai tahun 1990, bertahap. Bu Mujiyah meneruskan usahanya setelah mBah Mo meninggal. Bakmi mBah Mo tidak membuka cabang di kota lain.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/05/26/ngantri-40-demi-sepiring-bakmi-goreng-mbah-mo/

15. Bakmi Kadin, Jln Bintaran Kulon 3-6, Belakang Kantor Kadinda DIY, Jogja Telpon 0274-373396

Bakmi Kadin, merupakan salah satu legenda kuliner di Jogja. Warung Bakmi ini didirikan oleh Haji Karto pada tahun 1947 dan saat ini diteruskan oleh anaknya Rohadi. Nama kadin dipakai karena lokasi warung bakmi ini di jln Bintaran Kulon 3-6 persis terletak di belakang kantor Kadin DIY.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/07/22/bakmi-kadin/

16. Bakmi Jawa Pak Geno, Jl. Parangtritis, Pasar Prawirotaman, Yogyakarta Handphone : 081328576550

Bakmi Geno adalah salah satu legenda bakmi jawa di Jogja, mulai berjualan pada tahun 1952 dan sejak September 1988 digantikan oleh anak tertuanya Pak Harjo Geno karena Pak Geno meninggal dunia. Salah satu pelanggan Pak Geno adalah Pak Harto, presiden RI yang kedua.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/09/29/napak-tilas-pak-harto-di-bakmi-geno/

17. Bakmi Jawa Pak Rebo Kintelan, Warung Bakmi  Pak Rebo, Jalan Brigjen Katamso 167, selatan SD Kintelan, Yogyakarta telpon 0274-417442

Bakmi Pak Rebo dirintis oleh Pak Rebo pada tahun 1945 dan berjualan di depan SD Kintelan. Pak Rebo merupakan kakak ipar dari  Pak Atmo Wiyono perintis bakmi mBah Mo. Sejak beliau meninggal  usahanya diteruskan istrinya. Istri Pak Rebo dibantu dengan beberapa orang kerabatnya kemudian memindahkan tempat jualannya di tempat permanen di selatan SD Kintelan sampai saat ini.

http://kulineronline.net/2010/03/04/menikmati-bakmi-jawa-pak-rebo-kintelan/

18. Bakmi Jawa mBah Hadi Terban, Utara Pom Bensin Terban (Ex Terminal Terban), Jln C Simanjuntak, Terban, Yogyakarta, Telpon 08122737778 / 08122721670

Bakmi di sini dimasak satu persatu menggunakan anglo berbahan bakar arang. Penggunaan anglo dan cara memasak satu persatu ini diyakini untuk menjaga citarasa bakmi Jawa, meskipun membuat calon pembeli mesti menunggu agak lama. Bakmi mbah Hadi mengoperasikan dua anglo yang masing-masing dioperasikan oleh 2 orang, satu orang khusus mengipasi anglo dan lainnya meracik bahan bakmi dan memasaknya.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/13/menikmati-bakmi-jawa-mbah-hadi-terban/

19. Mangut Lele Bu Is Jetis, RM Mangut Lele Bu Is, Jln Imogiri Barat km 12, Bulus, Sumberagung, Jetis, Bantul. Telpon 087839175888

Warung mangut Bu Is mulai berjualan tahun 1979.  Menu utama di warung ini ada mangut lele dan lele goreng  yang disajikan bersama dengan urap/ trancam, sambal gongso dan sambal terasi. Urap/ trancamnya terdiri dari daun papaya, bayam, kecambah, ket imun dan daun puyang yang ditemani bumbu parutan kelapa dengan cabai dan gula jawa.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/13/mangut-lele-bu-is-jetis/

20. Mangut Welut di Pasar Godean, Seberang Gerbang Pasar Godean, Jln Godean Km 15 Yogyakarta

Warung mangut welut ini menyajikan mangut welut dengan bumbu mangut yang lebih pedas karena menggunakan laos. Sedangkan menu tambahan lainnya berupa gudeg, sayur daun singkong, sambal krecek, lele goring, lauk pauk baceman, telur, wader dan krupuk. Minumannya hanya menyediakan teh. Jam buka warung dari jam 6 sore sampai 10 malam.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/03/31/menikmati-mangut-welut-di-pasar-godean/

21. Brongkos Warung Ijo Bu Padmo – Pasar Tempel, bawah Jembatan Krasak , Tempel, Sleman.

Warung Ijo Bu Padmo, meskipun tempatnya nyempil di Pasar Tempel dan di bawah jembatan Krasak [sekitar 20 km dari Jogja arah Magelang, layak untuk dikunjungi karena citarasa brongkosnya yang nyamleng, harganya yang reasonable dan menmpunyai sejarah yang panjang dalam memanjakan lidah pecinta brongkos.

Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2009/04/02/brongkos-warung-ijo/

tomo

http://kulineronline.net/

Lima Tempat Wisata Kuliner di Solo

September 3, 2010 at 10:43 pm | Posted in Kuliner | 4 Comments

Lima Tempat Wisata Kuliner di Solo

Buat Rekans yang akan mudik ke Solo, Berikut ini 5 lokasi tempat wisata kuliner di Solo yang siap menguji kecerdasan lidah Anda. Rata-rata makanan Solo uenak dan harganya affordable.

1. RM Timlo Sastro, Jln Pasar Gede Timur 1-2, Balong, Solo telpon 0271654820 Timlo Balong dirintis pertama kali oleh Pak Sastro yang mulai berjualan pada tahun 1948 dengan menggelar dagangan di perempatan Pasar Gede. Dan sejak tahun 1958 pindah ke tempat yang sekarang di jln Pasar Gede Timur 1-2 Balong. Pada tahun 2002, timlo balong membuka satu- satunya cabang di jalan Dr Supomo Solo, dan sampai saat ini belum membuka cabang di kota lain karena khawatir rasanya akan berubah. Selengkapnya ada di http://kulineronline.net/2010/01/13/nyamlengnya-timlo-sastro-balong-solo/

2. Gudeg Cakar Bu Kasno, Jln Wolter Monginsidi (depan GKJ Maryoyudan) Solo Gudeg Bu Kasno atau juga dikenal gudeg Margoyudan terletak di jalan Wolter Monginsidi depan GKJ Margoyudan. Bu Kasmorejo (Bu Kasno) – 65 tahun- berjualan gudeg sejak tahun 1970 bersama dengan karyawan yang masih kerabatnya. Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/sarapan-kepagian-di-gudeg-cakar-bu-kusno-margoyudan/

3. GALABO, sebelah timur bundaran Gladag, JL. Mayor Sunaryo depan Beteng Trade Center dan Pusat Grosir Solo. Galabo merupakan singkatan dari Gladag Langen Bogan. Galabo diresmikan pada hari Minggu 13 April 2008, sebagai salah satu tempat wisata kuliner malam hari di kota Solo. Lokasi ini berada di sebelah timur bundaran Gladag, tepatnya di jalan Mayor Sunaryo di depan Pusat Grosir Solo dan Beteng Trade Center. Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/menikmati-makan-malam-di-galabo-solo/

4. Dawet Selasih Bu Watik, Pasar Gede, Solo Dawet Bu Watik, merupakan salah satu dawet selasih yang sudah lama berjualan di Pasar Gede. Bu Watik, meneruskan usaha ini dari Ibunya [mBah Mantri] sejak 15 tahun yang lalu. mBah Mantri meninggal 1 bulan yang lalu. Dalam sehari, dawet Bu Watik habis 50-60 mangkok perhari kalau sepi sekali, sedangkan kalau ramai bisa sampai 1000 mangkok. Salah satu Manten Presiden RI, Bu Mega pernah menikmati dawet ini ketika sedang berkampanye di Solo. Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/melepas-dahaga-dengan-dawet-selasih-bu-watik/

5. Warung Bebek Goreng H.Slamet Sedahromo Lor RT 01 RW 07, Kartasuro, Sukoharjo Warung bebek goreng Pak Slamet terletak di Sedahromo Lor RT 01 RW 07 Kartosuro. Pak Slamet mulai berjualan bebek goreng pada tahun 1986 di pinggir jalan Solo-Jogja, dan sejak tahun 1992 pindah ke dalam kampung Sedahromo Lor karena terkena pelebaran jalan. Selengkapnya silahkan baca di http://kulineronline.net/2010/01/12/nyamlengnya-bebek-goreng-h-slamet-kartosuro/

salam,

tomo

http://kulineronline.net/

Napak Tilas Pak Harto di Bakmi Geno

September 29, 2009 at 9:18 pm | Posted in Acara Keluarga, Kuliner | 3 Comments
Tags: , , , , , , , , , , ,

Napak Tilas Pak Harto di Bakmi Geno

Bakmi Jawa Pak Geno, Jl. Parangtritis, Pasar Prawirotaman, Yogyakarta
Handphone : 081328576550

Sabtu 26 September 2009, saya, Mas Eko dan mBak Endit sekeluarga berencana makan malam di Bakmi Geno di pasar Prawirotaman setelah ujung ke rumah Pak Dhe Djam di Suryowijayan. Kami berangkat dari rumah Turi jam 18.45 dan sampai di rumah Pak Dhe Djam sekitar jam setengah 8, sayangnya keluarga Pak Dhe Djam sedang bersyawalan di dekat THR, sehingga kami memutuskan langsung ke Bakmi Geno.

Bakmi Geno adalah salah satu legenda bakmi jawa di Jogja, mulai berjualan pada tahun 1952 dan sejak September 1988 digantikan oleh anak tertuanya Pak Harjo Geno karena Pak Geno meninggal dunia. Salah satu pelanggan Pak Geno adalah Pak Harto, presiden RI yang kedua. Bakmi Geno terletak di pasar Prawirotaman, jalan Parangtritis. Dari Pojok Beteng Wetan ke selatan, tidak begitu jauh.

Bakmi GenoBakmi (Harjo) Geno

Kami menggunakan 2 mobil kijang, dan menempuh perjalanan yang tidak begitu lama dari Suryowijayan. Kami sampai di Bakmi Geno sekitar jam 20.15. Ketika kami sampai, banyak pembeli yang menunggu pesanan bakminya. Kami memperoleh dua meja kecil dengan beberapa kursi. Continue Reading Napak Tilas Pak Harto di Bakmi Geno…

Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto

September 29, 2009 at 9:01 pm | Posted in Acara Keluarga, Kuliner | 2 Comments

Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto

Sate Karang Pak Prapto, Jl. Nyi Pembayun, Lapangan Karang Kota Gede
Telp. (0274)7807371 / 4436701

Rabu 23 September 2009, saya dan Mas Eka berencana menikmati makan malam di sate Karang Kotagede. Kami sudah cukup lama merencanakan menikmati salah satu ikon kuliner ini bersama-sama karena terpesona oleh kabar nikmatnya sate karang. Kami kemudian mengajak Mas Kun yang kebetulan sedang mudik ke Jogja untuk ikut serta. Setelah maghrib, kami bertiga bersama keluarga masing-masing berangkat menggunakan Innova Mas Kun, 10 orang termasuk anak-anak berjejalan di dalam mobil. Dari rumah Turi yang terletak di utara Jogja, kami harus menyeberang Jogja yang macet di waktu lebaran untuk sampai di Kotagede. Untuk mengantisipasi itu, kami lewat jalan pedesaan yang langsung tembus ke ringroad Maguwoharjo, menuju Janti, keselatan dan sampai lapangan karang setela menempuh satu jam perjalanan.

Sate Karang merupakan salah satu ikon kuliner Kota Gede. Disebut Sate Karang karena lokasi penjualannya di Lapangan Karang, Kota Gede. Sate ini dibuat dari daging sapi yang dibumbui saus kacang lalu disajikan bersama lontong dan kuah lodeh. Sate Karang mulai berjualan sejak tahun 1948, dijajakan berkeliling oleh Pak Karyo Semito, ayah Pak Prapto. Dan sejak tahun 1955, Pak Karyo memutuskan menetap di Lapangan Karang. Ada dua orang anak penerus Pak Karyo dalam berjualan sate sapi, Pak Prapto di lapangan Karang ini dan Pak Cipto yang membuka warung di jalan Kemasan Kotagede.

Sate Pak PraptoSate Karang Pak Prapto

Ketika kami sampai, sekitar jam 8 malam, pengunjung sangat ramai, sehingga kami hanya memperoleh sedikit tikar di bawah tenda. Warung makan ini memang tidak menyediakan kursi sebagai tempat duduk, hanya tikar yang dihamparkan di atas tanah lapangan dan trotoar, ada yang beratap tenda dan ada yang beratap langit. Kami kemudian memesan minuman dan makanan. Minuman yang tersedia adalah teh poci dan wedang ronde. Saya memesan keduanya. Sedangkan makanannya yang tersedia di sate karang adalah sate bumbu kacang, sate bumbu kecap, sate bumbu kocor, lontong bumbu kacang dan lontong sayur sayangnya sate bumbu kocornya sudah habis.

Continue Reading Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto…

Menikmati Aneka Masakan Jamur di Jejamuran

September 28, 2009 at 10:37 pm | Posted in Acara Keluarga, Kuliner | 19 Comments
Tags: , , , , , ,

Menikmati Aneka Masakan Jamur di Jejamuran

Jejamuran, Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, 55512
telpon 0274 868170


Selasa 22 September 2009, saya, Afa dan Ibunya berencana makan siang di Jejamuran. Karena saya ingin mengupdate tulisan tentang Jejamuran sambil menikmati makan siang yang lezat dan sehat di Yogyakarta. Sedangkan Afa sudah lama ingin menikmati soup jamur ala Jejamuran.

Jejamuran resto adalah sebuah rumah makan dengan keunggulan penggunaan bahan baku utama jamur yang dipadukan dengan menu tradisional. Bahan baku jamur mengandung berbagai macam asam amino, mineral, vitamin dan senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan, jamur juga telah terbukti menaikkan system kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kandungan lemah dalam tubuh, menghambat partumbuhan tumor, antiinflmasi dan antimikroba.

Jejamuran resto terletak Jejamuran, Niron, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, 55512 telpon 0274 868170. Dari arah kota Yogya kearah Magelang sampai dengan perempatan Beran Lor, kemudian belok kanan/ utara kira-kira 800 meter. Restoran ini dimiliki ole Bapak Ratidjo yang dikelola bersama dengan istrinya.

Kami bertiga naik sepeda motor dari rumah, berboncengan. Sekitar jam 11.00, tidak lebih dari 15 menit perjalanan, kami sudah sampai di Jejamuran Resto. Hari ini merupakan hari pertama Jejamuran buka setelah libur lebaran, pengunjung sangat ramai, terlihat beberapa mobil dengan plat luar kota ada di parkiran.

MenuDaftar Menu

Setelah memarkir motor, kami kemudian masuk ke dalam rumah makan, di pintu masuk kami disambut oleh pelayan rumah makan yang memberikan daftar menu dan menunjukkan meja kosong yang bisa kami tempati. Beruntung kami me ndapat meja kosong untuk empat orang di sudut rumah makan, sementara kami lihat beberapa meja yang lain penuh atau sudah dipesan.

Continue Reading Menikmati Aneka Masakan Jamur di Jejamuran…

Menikmati Ikan Bakar Lubuk Idai Saat Berbuka

September 1, 2009 at 10:56 pm | Posted in Kuliner | 1 Comment
Tags: , , , , , , , , ,

Menikmati Ikan Bakar Lubuk Idai Saat Berbuka

Senin 31 Agustus 2009 saya bersama tim Bekasap AMT berbuka bersama di RM Lubuk Idai, Jln Hang Tuah Duri. Acara buak bersama ini dalam rangka farewell party-nya teman kami -Anak Agung Hendra- yang akan pindah tim ke RMT Heavy Oil Duri. Saya berangkat dari rumah jam 18.00, dijemput oleh Yuni Budi yang kemudian bersama-sama menjemput Pak Jess Brokley di rumahnya. Kami sampai di LUbuk Idai jam 18.20, sesaat sebelum waktu buka puasa tiba. Sewaktu kami datang makanan sudah terhidang.

DSC07376Kolak

RM Lubuk Idai merupakan rumah makan minang melayu, dengan menu utama ikan bakar, ayam bakar dan sup kerang, sedangkan sayurnya gulai paku dan gulai jariang (jengkol). Kolak, sebagai makanan khas buka puasa tidak ketinggalan sudah siap di meja makan.

Continue Reading Menikmati Ikan Bakar Lubuk Idai Saat Berbuka…

Munas Kampung-UGM di Sate Samirono

July 22, 2009 at 5:26 pm | Posted in Kuliner, Tarian Jemari | 2 Comments
Tags: , , , ,

Munas Kampung-UGM di Sate Samirono

Sate Samirono, Jln Colombo 105/ 38, Samirono, Caturtunggal, telpon 0274 541288/ 541287

Kamis 16 Juli 2009, saya mengundang teman-teman milis kampung-UGM untuk melakukan gathering di sate Samirono, Jln Colombo. Kampung-UGm adalah komunitas alumni UGM yang tergabung dalam milis kampung-UGM@yahoogroups.com, dan merupakan salah satu milis alumni UGM yang paling aktif anggotanya. Kebetulan saya menjadi salah satu moderator milis itu, dan sudah menjadi kebiasaan untuk mengadakan kumpul-kumpul dengan anggotanya.

Daftar MenuDaftar Menu

Pemilihan lokasi Sate Samirono karena beberapa hal, antara lain lokasinya yang di dekat kampus UGM sehingga aksesnya mudah buat kami, dan tentu saja karena cita rasa sate samirono yang sudah melegenda. Menurut beberapa teman, sate kambing samirono merupakan sate terenak di Jogja.

Continue Reading Munas Kampung-UGM di Sate Samirono…

Merayakan Ulang Tahun di Gubug Mang Engking

May 25, 2009 at 10:32 pm | Posted in Family Event, Kuliner | 1 Comment
Tags: , , , , , , , ,

Merayakan Ulang Tahun di Gubug Mang Engking

Gubug Makan Mang Engking, Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman,
Flexi: 0274-7489732, HP: 085868020045

Minggu, 17 Mei 2009, saya dan Mas Eko sekeluarga makan siang di Mang Engking. Kami dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan rombongan keluarga melakukan lamaran di Purworejo. Kebetulan hari ini bertepatan dengan ulang tahunku, dan saya ingin mengajak keluarga makan siang di Gubug Mang Engking.

Lokasi Papan Nama Mang Engking

Warung makan Gubug Mang Engking adalah rumah makan yang sangat terkenal sebagai spesialis masakan udang galah di Yogyakarta. Rumah makan ini terletak di Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman, didirikan oleh Bapak Engking Sholikhin dengan menu andalan berupa udang bakar madu.

Mang Engking dan IstriMang Engking dan istri

Sebagai menu andalan, sekilo udang bakar madu disajikan dalam 8 tusuk sate udang yang masing-masing terdiri dari 5 ekor udang. Sedangkan menu udang yang lain adalah udang goreng, asam manis, saos tiram dan udang rebus, yang dibagi dalam ukuran udang super [sekilo terdiri dari 12 ekor] dan udang udang standart [sekilo terdiri dari 30 ekor].
Continue Reading Merayakan Ulang Tahun di Gubug Mang Engking…

Munas kampung-UGM di Pondok Sunda Senayan City

May 11, 2009 at 8:36 pm | Posted in Kuliner, Tarian Jemari | Leave a comment
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Munas kampung-UGM di Pondok Sunda Senayan City

Pondok Sunda Senayan City LG. 78, Jl. Asia Afrika Lot 19, Jakarta SelatanTelp: 021-72781388

Selasa, 5 Mei 2009, saya bertemu dengan Mas Rovicky di lantai bawah JCC. Mas Rovicky merupakan kakak kelas saya di geologi dan mentor “virtual” di milis kampung-UGM. Saat itu saya baru selesai mengecek poster yang dipamerkan pada saat IPA conference yang ke-33, sedangkan Mas Rovicky sedang mengobrol dengan Mas Iswani dan Mas Henry Banjarnahor. Mas Rovicky kemudian menyuruh saya untuk mengadakan gathering milis kampung-UGM, lokasinya di Senayan City, waktunya Rabu malam. Saya kemudian minta tolong Intan untuk membuat undangan di milis kampung-UGM.

Rabu, 6 Mei 2009, saya, Afa dan Ibunya berangkat dari hotel Mulia jam 19.00. Awalnya saya tidak akan mengajak Afa karena dia kelihatan capek setelah seharian main-main ke Sea World dan Gelanggang Samudera, namun dia minta ikut dan ndak mau ditinggal di hotel dengan Ibunya. Kami kemudian naik taxi di depan hotel Mulia. Anung sudah sampai duluan, dan menunggu di lower ground Senayan City, Mas Rovicky juga sudah sampai, saya kemudian menginfokan posisi Anung ke Mas Rovicky.

Jam 19.30 kami bertiga sampai di Senayan City, perlu waktu 30-an menit untuk menempuh jarak Mulia-Senayan City yang hanya sekitar 1 km-an [termasuk nunggu taxi], padahal kalau sendirian jalan kaki cuma perlu waktu sekitar 15 menit. Anung dan Mas Rovicky sudah menunggu, dan kamipun kemudian mencari tempat untuk makan malam dan mengobrol.

Saya dan Mas Rovicky tidak mengetahui tempat makan yang enak [makanan dan suasananya], sehingga keputusan di serahkan ke Anung. Anung kemudian mengajak kami ke Pondok Sunda di LG. 78. Begitu masuk, kami langsung diminta untuk memilih lauk. Ada bermam-macam lauk dan sambal khas rumah makan Sunda yang disediakan rumah makan ini. Setelah memilih lauk untuk makan malam kami, kami kemudian mengambil tempat duduk di bagian belakang, yang rencanananya dipesan untuk 6 orang. Sambil menunggu pesanan makanan kami datang, kami berdiskusi ngalor ngidul. Salah satunya, Mas Rovicky menyarankan posisi kontrak ataupun permanen, yang paling penting adalah besarnya penghasilan pertahunnya kalau mau pindah pekerjaan. [Menurutku ini cocok untuk Mas Rovicky yang mempunyai reputasi yang sangat baik dan jaringan yang luas, sementara saya masih membangun reputasi itu]

Tidak berapa lama kemudian, pesanan makanan kami sudah tiba. Anung dan Mas Rovicky memilih lauk a.l tahu isi, empal, tempe bacem, ayam bakar dan mendoan. Sedangkan saya dan Ibunya Afa memesan ikan asin, tahu goreng, mendoan, ayam bakar usus goreng dan sate udang. Afa tidak kalah memesan sop buntut.

LaukLauk Anung dan Mas Rovicky

Continue Reading Munas kampung-UGM di Pondok Sunda Senayan City…

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.