Ikan Selais Asap Tombo Pingin

October 22, 2011 at 3:54 pm | Posted in TOMoGrafi | Leave a comment
Tags: , , ,

Siang ini, saya menjemput Himawan, temanku yang sedang traaining FSWP di Duri untuk jalan-jalan. Himawan lulusan Kehutanan Mulawarman, bekerja di Matra Utama, servis company yang membidangi lumpur pemboran, saya mengenalnya di milis adenium. Jam 12 saya jemput dia di hotel Susuka Duri, kemudian kuajak makan siang di RM Family Anda. Saya ingin mengajak dia makan siang dengan gulai baung asap (salai) kesukaanku.

Penjual Ikan Selais

Kami sampai RM Family jam 12.20, warung sepi dan tidak banyak pengunjung. Sayangnya, gulai salainya kosong, tidak ada, sehingga kami menggantinya dengan asam pedas ikan baung yang tidak kalah lezatnya. Kami berdua menikmati makan siang sambil ngobrol ngalor ngidul tentang banyak hal. Seusai makan kami kembali ke camp Duri, sempat ngganti ban yang boocor di perjalanan.

Di Duri camp, saya mengajak Wawan untuk memutari perumahan dan perkantoran Chevron. Dan kemudian beristirahat sebentar di rumahku.

Jam 3 kurang seperempat, saya mengantar Wawan kembali ke hotelnya dengan naik motor. Sengaja saya mengambil jalan pintas melalui pasar Duri agar lebih cepat. Ketika melintas di pasar Duri saya melihat ada penjual ikan asap yang masih menjajakan dagangannya. Saya pun kemudian berinisiatif untuk membelikan Wawan oleh-oleh untuk dibawa ke keluarganya.

Ada beberapa jenis ikan asap yang dijajakan. Yang paling khas adalah ikan selai asap yang merupakan maskot Pekanbaru, ikan ini merupakan ikan danau yang berbentuk pipih. Sekilo ikan ini harganya 160 ribu, lebih mahal dari daging sapi. Ada juga ikan baung asap, ikan lele sungai asap, ikan bilih asap dan ikan asap dari Palembang. Harganya rata-rata 150-160 ribu, kecuali ikan asap dari Palembang yang 100 ribu. Karena ingin memberikan oleh-oleh khas Riau, akhirnya saya membeli setengah kilo ikan selais asap. Lumayan, buat tamba pingin.

Setelah membayar, kamipun menuju hotel tempat Wawan menginap.

Apakah Anda juga suka membeli oleh-oleh?

Salam Oleh-oleh

Duri, 22 Oktober 2011

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: