Apakah kerja praktek itu perlu?

September 27, 2011 at 2:26 pm | Posted in TOMoGrafi | 25 Comments
Tags: , , , , , ,

Pagi ini, sehabis check in di counter Pelita HLPn saya masuk ke ruang tunggu. Saya lihat ada 3 orang anak muda ngantri di belakang saya, yang saya kira mahasiswa yang akan internship atau magang di Chevron. Chevron memang mengadakan program intrrship untuk mahasiswa ITB dan juga membuka magang untuk KP atau TA mahasiswa lain.

Ternyata dugaanku benar mereka mahasiswa, cuman bukan ITB, Undip dan akan melakukan KP selama sebulan di Rumbai. Kami pun kemudian ngobrol dengan mereka di ruang tunggu, salah satunya ada yang akan KP masalah stratigrafi sekuen.

Menurut Anda, apakah program kerja praktek ini diperlukan oleh mahasiswa? Kalau perlu, bagaimana mereka bisa memperoleh tempat KP yang dibutuhkan? Adakah peran alumni dalam membantu adik-adik kelasnya dalam KP ini?

Salam belajar!

Jakarta, 27 September 2011

25 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Fakultas Teknik UGM juga mulai menggalakkan lagi program kerja praktek. Mungkin para alumni di Chevron bisa membantu memberi informasi ttg peluang itu. Tks

    • Selamat pagi Pak Budi,

      Kalau ada yang membutuhkan informasi KP, insya Allah saya bisa membantu tapi hanya untuk jurusan TM & TE saja.
      Kalau ada mahasiswa TM & TE yang mau KP bisa menghubungi saya, nanti saya sampaikan ke HRD.
      Hanya saja perusahaan tempat saya kerja ada di pulau Batam.

      Thanks and best regards,
      Laila

  2. Biasannya peran HR Mgr yg menentukan & prakteknya jk dr alumninya sebisa mkn ditampung/diadakan JDnya

    Salam
    Wisnu Indiratma
    Kagama FH ||TSVC 249||FK3O

  3. Waktu era saya kita kudu kerja praktek di tiga perusahaan dengan waktu per 2 bulan. Waktu itu saya ke PT Barata dan benar2 learning by doing, saya belajar ngelas, bubut dan yang menarik ngecor dari simple drawing sampai ke benda jadinya benar2 kita lakukan within group. Manfaatnya pasti ada antara lain bekerja didalam teamwork, mengorganize pekerjaan, ya meskipun waktu itu kita tidak atau belum menyadarinya. Cuma kan waktu sudah berubah sekarang ini sudah lebih maju tinggal ngeclick computer kita sudah bisa belajar banyak, saya setuju mungkin gak perlu lagi karena sekarang ini dealnya dengan waktu dan tantangan kita ya pesaing kita diluar Indonesia ya kan dik
    Wass
    Mbak Hadidjah Modjo

    • Saya dengar di Swiss German University, Semester 5 full OJT di salah satu perusahaan di Jerman (correct me if I am wrong)

      • Seingat ku tahun ketiga!
        Jadi semester tersebut di German sana dan itu memang bagian dari kurikulum, kelihatannya SGU sudah membuat kerja sama dengan banyak prsh, jadi mhs nggak usah sibuk-2 cari sendiri.

  4. Pagi Om om, tante senior angkatan

    Menurut saya perlu, bagaimanapun dinamika kerja aktual
    dan teori sangat berbeda.
    Apalagi masalah work on schedule

    Best Regards,
    ===========================================
    Beny H
    TM 00

  5. Kebetulan saya pernah di HR manufaktur (private) dan staff lembaga international (non private).

    Bagi sebagian orang sudah paham jika fresh graduate bukanlah tenaga siap pakai, maka dibuatlah program “membenturkan” calon ke dunia kerja yang nyata berupa KP,magang dst.
    Ini juga strategi untuk menjaring potensi bagus calon karyawan semacam seleksi awal..bagi yg suka sepakbola,bukankah klub2 besar biasanya mempunyai sekolah dan pencari bakat yg hebat.
    Di private sector peran alumni besar sekali, memberi masukan ke HR unit kebutuhan calon seperti apa,brp banyak,durasi,budget,preferensi dari univ/inst mana dst, sebaliknya HR juga memberikan masukan ke unit seperti potensi individu (tidak sedetil proses rekrutmen karyawan) dst.
    Di sini alumni yang “dekat” dg adik2 kelasnya, pergaulannya luas, dst lebih jeli dalam memilih difasilitasi oleh HR.

    Di non private sector seperti lembaga int, NGO dst prosesnya hampir sama, sebutannya biasa volunteer,relawan dan sejenisnya.

    Indra fakhrudi
    Psi91

  6. Hahaha, ini masih ada pengaruh Bakmi GM tadi malam ketoe mas.

    Menurut sy judulnya ditambah :
    Apakah kerja praktek itu perlu “Didukung Mutlak Oleh Alumni” ?
    Mungkin ga hanya kerja praktek, tapi kerja nyata juga ketoe hihi.
    Kalo meminjam “fanatisme” nya pak de liamsi, maka kembali kita jadi “Mengaca-ngaca” pada GANESHA.
    (kalo yg ini bahasa gaolnya : Salah Guwe, Salah Teman-teman Guwe, Ya salah yang ga mau Ganesa-sisasi)

    Tidak dipungkiri bahwa ada gula ada semut,
    bahwa ada Ganesa-sisasi yang menjembatani mahasiswa/lulusannya untuk lebih mudah KP/TA atau bekerja.
    Seperti kejadian yg mas Komo ceritakan plus ttg Ganesa perjuangan menembus Big OiL&Gas co. lewan peran kampus (jurusan) dan alumni yang sangat INTENS.
    Terlepas dari prasangka apapun, selama “qualified” yang diperjuangkan, rasanya tidak ada yg salah dengan Ganesa-sisasi.

    Para mahasiswa/lulusan geologi adalah harapan ortunya/keluarga, apalagi anak-anak yg dr latarbelakang ekonomi tidak mampu,
    mengubah nasib memang tugas setiap individu untuk lebih baik, tapi tidak ada salahnya jika ada Andil komunitas (Komunitas hAndal) dalam pengubahan tersebut.
    Selama semua dilakukan dengan tujuan positif, dan tentunya tanpa melanggar profesionalisme.

    Toh sah-sah saja kok, faktanya Ganesa-sisasi terus melambungkan keeratan ikatan Tridente (Alumni, Jurusan, Mahasiswa/Lulusan)
    yang menguntungkan Industri/Dunia Job-joban dan yang pasti menabur harapan para ortu dan keluarga.

    Jadi kalo dijawab :
    1. Rasanya sangat perlu, kalo DIdukung penuh
    2. Rasanya cukup perlu, kalo tidak didukung, ya mesti pake KP Perjuangan
    3. Rasanya tidak perlu, kalo tidak didukung dan ga mau berjuang (hahaha…males poll)

    Semoga berkenan !!!

    Intinya,
    perlu atau tidak perlu,
    Jangan lupa VOTE RDP for IAGI-1.
    Tinggal 3 hari lagi, INGA-INGA-INGA

    VIVA RDP

    Aris PrimA (APA-03)
    -Aris is Well, Well is Prima-

  7. Berdasarkan pengalaman saya yang lalu2 memang sangat sulit mencari tempat KP/TA apalagi mencari pekerjaan,
    yang pertama karena saya kuper he…he… ditambah ga ada kenalan (baca senior) di perusahaan2.

    Berdasarkan pengalaman itu, saiki nek ada yang ngirim cv ke aku entah buat KP/TA ataupun Kerja baik dari UGM sendiri, UNDIP, UPN,
    ya tinggal tak teruske ke HRD, namanya juga nolong orang kan ga ada jeleknya, pikirku.
    Memang kalo nyari KP/TA itu lebih diutamakan kalo si pelamar punya kenalan (orang dalam) di perusahaan tersebut,
    setidak-tidaknya ada orang yang bakal membimbing dia selama dia KP/TA tadi. Jadinya terkadang untuk TA/KP di suatu perusahaan
    permainan ngalumni vs. non-ngalumni sudah bermain.
    Karena sekarang jaman sudah maju, nglamar bisa pke internet ga perlu nitip2an kayak dulu, aku rasa untuk diversity di tiap2 perusahaan lebih bagus,
    kesempatan bisa sama untuk setiap orang (idealnya sih ; ) )

    Nek masalah penting ga penting, yah ada pentingnya juga, soalnya terkadang ada beberapa perusahaan lebih seneng kalo fresh graduate yang
    diterima oleh mereka sedikit-banyak memahami tentang dunia kerja yang akan mereka geluti.

    salam,
    argo’99

    • Menarik.
      menanggapi imel mas Argo, pada saat cari2 tempat KP/TA ini, pada politik tutup mulut semua waktu ditanya.

      A: “kamu ajukan KP di mana?”
      B: “oh, di PAMA sih. Kalo kamu?”
      A: “rahasia…”

      Aeh, gondok banget rasanya.
      Lha si A yang nanya duluan, giliran ditanya balik, nggaya banget, gak mau terus terang … Kacau …

      Takut kesaing kayaknya

      • Wah itu belum selesai jawabannya e mas…
        A: “rahasia…”

        Lanjutannya : A : “rahasia …..ILAHI”
        gitu hehehe (kurang politis reilgius jawabannya)

        Salam,
        Aris PrimA (APA-03)
        -Aris is Well, Well is Prima

  8. berdasarkan pengamatan saya pribadi, banyak temen2 yang memepertimbangkan KP karna waktu dan biayanya.
    sampai saat ini secara garis besar ada 3 tipe TA:
    1. TA dengan pemetaan, disini banyak ka2k yg bilang waktu cepat tingal ambil data berapa hari/minggu sudah selesai. tapi biaya pribadi. biasanya teman2 spt ini tidak terlalu idealis ttg TA nya. yg penting segera lulus karena dalam persepsinya banyak job yg sudah menunggu.

    2. TA dengan program KP diperusahaan. mungkin ada temen2 yg mempertimbangkan dari segi biayanya. pandangan mereka ttg KP itu bisa gratis dibiayai oleh perusahaan. kalaupun harus keluar uang tak sebanyak pemetaan mandiri. namun waktu yg ditempuh cukup lama. sisi positif lain “katanya” stelah KP bisa lebih mudah direkrut di perusahaan tempat dia KP. bisanya temen2 ini yg sangat idealis ttg masa depannya yang mungkin harus masuk ke oil company. yg mana di kalangan mahasiswa oil company memiliki “bandrol” yg lebih.

    2. TA dengan ikut serta dalam proyek dosen/. mungkin tipe ini hampir sama dengan TA di perusahaan. namun bedanya pengaruh idealisme agak sedikit berkurang. asal dapat data yg bisa digarap untuk TA dan biayanya lumyan ringan (kalau bisa malah surplus), budhaaal…

    mungkin ini sepenangkapan saya ttg KP ataupun tugas akhir dr mahasiswa di kampus kita. namun pasti masih banyak lagi persepsi2 lain mengenai hal tersebut diluar 3 point diatas..

    bagaimana menurut pandangan pak dhe ttg hal ini?

    salam hormat,
    jaya HMTG
    Aulady Fillany ’08

    • Jawaban bagus untuk pertanyaan pertama dr mas komo,
      tapi yg lebih disentil mas Komo bukan itunya dek aulady,
      coba baca lagi deh emailnya beliau haha (mode on sok tahu nih gue)

      Makna pesannya tersirat untuk diterjemahkan dari Judul
      “Apakah KP/TA itu perlu?”

      jadi :

      “Apakah KP/TA itu perlu didukung oleh ……….?”

      Ini yang disebut INKUBASI KP/TA (hahahaha)

      Salam,
      Aris PrimA (APA-03)
      -Aris is Well, Well is Prima-

  9. sugeng dalu sadayana…
    foto ke 3 anak muda memang mhsw saya dari Undip. Ario Arief (presiden AAPG SC Undip), Faisal Farizi, dan Wisnu Widiatmoko. di FT Undip, memang KP menjadi mata kuliah wajib, 2 SKS. sifatnya magang. mereka diharapkan dapat ilmu terapan di lapangan, seperti, cara diskripsi cutting, core, ngebor dinding terowongan, shotcrete, dsb. Tanpa melakukan analisis, mengapa kedalaman pemboran dinding terowong tidak sama, dsb. Jika sdh dgn analisis, itu bisa menjadi TA.
    mekaten sedikit info. Menurut inyong, KP tetap (masih) diperlukan.
    salam,
    WKH, 78

  10. Sampai saat ini di Perusahaan tempat saya mencari sesuap nasi, setiap tahun ada yang kerja praktek dari berbagai Universitas ( Tanpa memandang dari mana asalnya )
    Saya pernah beberapa kali membimbing mahasiswa dari berbagai universitas.
    Masalahnya memang kapasitasnya terbatas dan dari berbagai bidang studi.

    Salam
    Srs’70

    • Di jurusan kita tidak ada kurikulum KP..
      tapi tidak ada masalah memperoleh ijin dari jurusan jika kita inisiatif ikut KP.

      Manfaat untuk mahasiswa slain dapat pengalaman kerja ya syukur2 bisa lanjut kerja disitu..
      Jadi ingat Alm. Iman W Soemarinda, “jika susah masuk lewat jalur rekruitment biasa, coba saja mengajukan KP disana..”
      Dan dukungan alumni tentu sangat diharapkan..

      Salam,
      ATJ 02

  11. Kalo menurut saya berdasar pengalaman dari teman2 saya
    sebenarnya pakdhe,budhe dan mas2 mba2 senior kita yg udh kerja sangat antusias untuk membantu adek2nya..
    terbukti dari saya dan teman2 saya yang tanya tentang masalah KP rata2 langsung merespon..
    Cuma disini masalahnya terkadang karena beberapa teman2 tidak ada kenalan alumnus kita bingung mau tanya2 ke siapa…
    Ibarat pepatah Tak Kenal Maka Tak Sayang..hehe

    seharusnya diadakan acara2 yg lebih menghubungkan antara para senior2 kita yg sudah bekerja dengan adik2nya
    agar bisa lebih akrab, misalnya hm sering2 aja bikin acara santai model diskusi bareng atau makan bareng hehe, karena kalo course atau seminar terkadang yang kenal cuma panitianya saja itu saja terbatas di ketua dan seksi acara..Nah kalo adek2nya kenal sama senior kan minta tolong jadi g begitu sungkan.

    Jadi yang paling penting itu menurut saya harusnya dibuat jembatan yang menghubungkan antara senior2 yang sudah kerja dengan adek2 yang msh kuliah..Sehingga waktu ingin KP atau ingin melamar kerja tidak bingung mau tanya ke siapa, begitu juga yang sebaliknya yang dimintai tolong juga akan lebih enak kalau sudah kenal sama yang minta tolong.

  12. Kurikulum geol.ugm sejak 2002 sdh ada matakuliah KP, sebagai matakuliah pilihan. Ini berbeda dg penyusunan skripsi yg ambil data di perusahaan. Msh sangat sedikit mhs yg pernah ambil skema KP non Skripsi.
    Rekan rekan mhs, conocophilips dan pertamina ep ini sdh jarang dimasuki utk skripsi mhs ugm, pdhal peluangnya utk skripsi disitu cukup banyak.
    Salam, Gus.hend89

    • Mas Gus Hen,
      kalau menurut yang ada di kampus, KP atau TA di perusahaan itu perlu ndak sih?
      Apakah memang ada paradigma kalau TA di perusahaan itu bakal lebih lama dari TA tidak di perusahaan?

  13. Di tempat saya bekerja, 3-2 tahun ini ada beberapa mahasiswa KP/TA, tetapi seingat saya tidak ada yg dari UGM, berbeda dengan periode tahun2 sebelumnya, dimana banyak mahasiswa UGM yg KP/TA.

    Apalagi di awal 2000an dimana mayoritas mhs KP/TA dari UGM (termasuk saya) yg Alhamdulillah bisa bablas macul disini. Seperti yg mas komo lontarkan, perlu ditelusuri kecenderungan penurunan minat ini apakah karena karena ada kekhawatiran akan lulus lebih lama atau karena faktor lain.

    Sekilas saya amati pekerja2 baru di tempat saya, mereka yg pernah KP/TA di perusahaan akan lebih cepat dalam memahami lingkup pekerjaan (meskipun yg lain akan “tune in” juga setelah 4 bulan).

    Mid Oktober nanti akan ada 2 mhs Geo Undip yg akan KP di tempat saya, sekarang sedang ada 2 yg TA (1 dr UPN).

    Salam,
    AD ’99

  14. Kalau ada adik2 yang mau Tugas akhir dgn pemetaan geologi di Pulau Obi, Halmahera dgn penekanan bahan galian Nickel,
    silahkan menghubungi saya, semua biaya transportasi,akomodasi dan uang saku ditanggung perusahaan.
    Salam
    Syamsul 74

  15. Kalau mau cari KP, buat srt permohonan ke KKKS yg dituju ditembuskan Kadiv HRD BPMIGAS P.Gehard Rumeser, permohonan jangan mendadak kecuali sing duwe peruasahaan mbahe, he he he………….Salam, BK.

    • Kadiv HRD Bpmigas bukan Gehard Rumeser pak dhe, tapi Indro Purwaman.

      SO76

      • Tul Omm, sy yg salah, GR sekarang di PMA.
        BK


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: