Menikmati Steak Fillet Mignon di Texas Land and Cattle Steak House, Houston

September 18, 2011 at 5:16 pm | Posted in TOMoGrafi | 1 Comment

Menikmati Steak Fillet Mignon di Texas Land and Cattle House of Steak Houston

Tadi siang, sehabis belanja oleh-oleh di Katty Mills -sebuah pusat belanja diskon- saya dan Syamsul dijemput Mas Anggoro untuk diajak ke rumahnya. Mas Anggoro merupakan pegawai Chevron Houston, beliau lulusan Unpad tahun 1985, bekerja di CNOOC dan meneruskan kuliah di Colorado School of Mines dan kemudian bekerja di Chevron Houston. Sewaktu di Colorado School of Mines, beliau seangkataan dengan Syamsul, sehingga pertemuan ini merupakan reuni bagi mine-ers, lulusan Colorado School of Mines.

Dari Embassy Suites hotel tempat kami menginap, kami diajak kerumah Mas Anggoro di kawasan Sugarland, kawasan yang banyaak warga Indonesia yang bekerja di Houston. Rencananya kami akan diajak barbeque, namun karena musim panas yang dikhawatirkan bisa memicu kebakaran, maka rencananya dibatalkan. Sebagai gantinya kami diajak makan di Texas Land and Cattle.


Aku dan Syamsul

Kami sampai di Texas Land and Cattle sekitar jam 4-an, dan langsung masuk ke dalam rumah makan dengan nuansa Texas dan berlatar musik country. Seorang pelayan segera datang menghampiri, dan menanyakan menu yang yang kami pesan. Sebagai hidangan pembuka, kami memesan steak casso dan crab cake dengan minuman sesuai pilihan masing-masing. Saya memesan coke no ice, Mas Anggoro coke, mBak Ika (istri Mas Anggoro) air putih dan Syamsul es teh.

Crab Cake

Roti

Steak Casso

Sambil menunggu hidangan pembuka, kami memilih menu makanan utama. Mas Anggoro memilih Steak fillet mignon smoke, sementara saya dan Syamsul memesan Steak fillet mignon matang dan mBak Ika signature smoke sirloin. Kami pun kemudian melanjutkn mengobrol sambil menunggu makanan datang.

Salad

Sup Daging

Ketika makanan pembuka datang, kami pun segera menikmati, sebelumnya saya sempat mengambil gambarnya satu persatu. Steak casso dan crab cakenya merupakan makanan yang baru pertama kali saya nikmati, rasanya memang enak dan sesuai di lidah Jogjaku sebagai hidangan pembuka. Ketika keduanya habis, ternyata masih ada hidangan pembuka lagi, saya dan Syamsul makan sup daging, Mas Anggoro dan mBak Ika menikmati salad. Sup dagingnya juga enak, bunbunya pas dan dagingnya
lembut.

Steak fillet mignon

signature smoke sirloin

Makanan utama kami datang tidak lama kemudian sesuai dengan pesanan. Saya dan Syamsul segera menikmati Steak fillet mignon berukuran medium seberat 6 oz yang dibakar sampai matang, sementara Mas Anggoro menikmati Steak fillet mignon setengah matang yang diasapi dan mBak Ika menikmati signature smoke sirloin setengah matang yang dimasak dengan cara dimasak. Steak yang saya makan disajikan bersama shoestring fries, potongan kentang yang kecil-kecil yang digoreng kering dan mirip shoestring sehingga dinamakan seperti itu. Menurut saya, daging steaknya lembut, bumbunya enak pas terasa di lidah dan frieshnya juga renyah, cocok untuk sajian utam di rumah makan berkelas. Saya juga sempat mencicipi sepotonh signature smoke sirloin, dagingnya lembut dengan aroma daging asap yang kentara sekali, enak.

Mas Anggoro

mBak Ika

Syamsul

Makan Bersama

Setelah menikmati hidangan utama, saya sudah cukup kenyang. Namun hidangan penutup tetap dipesan juga agar kami semppat menikmati makanan ala rumah makan Texas. Hidangan penutup berupa brownies dengan tutupan es krim. Perpaduan keduanya sangat enak dan membuat saya menikmati meskipun sudah kenyang.


Es Krim


Makan Es Krim

Setelah selesai Mas Anggoro membayar bill makan siang kami. Dan kemudian kami berfoto-foto di depan dan samping rumah makan dengan latar belakang rumah makan bertuliskan Texas Land and Cattle House of Steak Houston. Kami pun kemudian melanjutkan perjalanan lka rumah Mas Anggoro di Sugarland dengan perut kenyang dan pengalaman menikmati steak ala Texas di Houston

Berfoto di depan Texas Land & Cattle

Berfoto di sampaing Texas Land & Cattle

Aku an Syamsul

Bersama mBak Ika dan Mas Anggoro

Houston, 17 September 2011

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. fillet mignon a.k.a tenderloin emang paling lembut n paling pricey..
    liat picnya agak sayang soalnya steaknya kliatan agak kering…..
    my personal suggestion, tenderloin paling enak klo medium rare, biar natural juice dr si beef msh banyak..
    tp sbagian bsr lidah org indonesia blm terbiasa dgn warna daging sapi yg msh agak pinky


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: