Bertamu ke rumah Pak Iman, Pak Sugeng dan Pak Hadi

June 23, 2008 at 5:14 pm | Posted in Tarian Jemari | Leave a comment

Senin, 9 Juni 2008
Jam 15.00 waktu fkg ugm, mission accomplished. Perjalananku dari pagi menjelang siang berakhir di bagian ortodonsi fkg ugm. Lega, akhirnya amanah yang harus kulaksanakan hari ini selesai.

Jam 10.30, saya sampai di jurusan, ketemu dengan Mas Indra Novian. Semalam saya minta dia menemani sowan ke rumah Alm Pak Iman, Pak Sugeng Wiyono dan Alm Pak Hadi Sutomo. Ternyata Indra sedang di ruangan Mas Bambang, dan beliau juga akan ikut serta ke rumah Pak Sugeng, dan bersedia menemani saya ke rumah Alm Pak Iman dan Alm Pak Hadi. Saya sempat nyari Mas IWW, sayang sedang ndak di ruangan.

Jam 10.45, berangkat ke rumah Pak Iman, dengan menggunakan mobil jurusan. Jam 11-an sampai rumah Pak Iman, sayangnya Bu Iman sudah berangkat ke kantor. Mendapat informasi, kalau Bu Iman [drg. Prihandini], bekerja di bagian ortodonsi. Kami pamit melanjutkan perjalanan ke rumah Pak Sugeng, dan rencananya Bu Iman akan saya temui di kampus [baru tahu kalau kerja di tempat yang sama dengan Ibunya Afa].

Jam 11.45, sampai di rumah Pak Sugeng, jalan Kabupaten. Bertemu dengan Bu Suharyadi, dan 2 orang temannya [satu frater, satu lagi suster]. Pak Sugeng sedang tidak ada di rumah, mengurus surat menyurat. Pak Bambang kemudian telpon Pak Sugeng, dan Pak Sugeng berjanji akan pulang segera. Kami kemudian masuk ke rumah dan menunggu Pak Sugeng pulang. Jam 12-an Pak Sugeng datang bersama dua orang anaknya. Kami kemudian mendengarkan cerita dari Pak Sugeng. Setelah beberapa saat, saya menyampaikan keperluan saya, mewakili KaGeoGama CPI menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Bu Sugeng. Bu Sugeng meninggal karena sakit kanker, dan sudah 18 kali menjalani khemoteraphy, beliau bekerja di SMA 1 sebagai guru agama.

Jam 12.30, kami pamit duluan, dan melanjutkan perjalanan ke rumah Alm Pak Hadi. Sempat singgah sebentar di sate ringin, sebelah timur Kronggahan, menikmati makan siang dengan menu tongseng kepala kambing, mak nyuss. Waktu mbayar, cukup kaget, karena 3 porsi tongseng dan 1 sate plus 4 es teh/ jeruk hanya habis 36.000.

Jam 13.00, melanjutkan perjalanan lagi, menuju rumah Alm Pak Hadi Sutomo di perum banteng, jln adyaksa II. Jam 13.15, sampai di rumah Pak Hadi, ditemui oleh Bu Hadi dan putri bungsunya. Bu Hadi bercerita mengenai saat-saat terakhir Pak Hadi di RS Sarjito, dan kami hanya mendengarkan dengan tertunduk, ditemani dengan teh panas dan kue2.
Saya kemudian [lagi2 mewakili KaGeoGama CPI] menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Pak Hadi, mohon maaf teman2 yang di CPI ndak bisa hadir, dan mewakili temans meminta maaf kalau ada kesalahan dan kekhilafan kepada Pak Hadi sekeluarga. Kami kemudian pamitan, dan berusaha menemui Bu Iman di fkg.

Jam 13.45, kami melanjutkan perjalanan, menuju kampus geologi. Jam 14.00 sampai di parkiran belakang jurusan, pas mau masuk kampus ditanyain sama Mas Bambang, mau sholat di mana, di atas atau sini. ah ternyata banyak kemajuan jurusan yang tidak saya ketahui, HM-Magma ternyata ruangannya dah pindah ke dekat parkiran, dan punya musholla sendiri. Selesai sholat, saya ngambil motor dan ke kampus fkg.

Jam 14.20, sampai di lantai 5 fkg, njemput istri dan minta diantarkan ke bagian ortodonsi. Istri saya menelpon ke ortodonsi, memastikan kalau Bu Iman belum kondur. Kami berdua kemudian ke bagian ortodonsi, dan bertemu dengan Bu Iman. Istri saya kemudian mengenalkan saya ke Bu Iman, saya juga mengenalkan diri sebagai murid Pak Iman di geologi ugm. Suasana kemudian mencair, dan Bu Iman banyak bercerita mengenai hari-hari terakhir Pak Iman, tentang doberman Pak Iman yang mati,
tentang Pak Iman yang beli obat di apotik Waringin jalan kaki [dan kondisinya sesampai pulang ke rumah s/d dibawa ke bethesda], tentang Pak Iman yang menata kamarnya rapi2 sebelum beliau wafat, dan juga tentang keinginan Pak Iman beli plasma TV yang sudah lama, akhirnya dapat hadiah dari rekans alumni dsb. Saya kemudian menyampaikan maksud kedatangan saya, mewakili KaGeoGama CPI menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Pak Iman, dan meminta maaf atas  semua kesalahan dan kekhilafan rekans sewaktu diajar oleh Pak Iman. Dan kami pun kemudian pamit, saya menunggu istri yang mengoreksi ujian sambil menulis ini.

Sekarang jam 15.50, saatnya pulang kantor…. eh nganter istri nyari kue tart buat my Lovely Son, Afa.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: