Persiapan untuk Wawancara

August 26, 2009 at 10:52 pm | Posted in TOMoGrafi | 4 Comments
Tags: , , , , , ,

Persiapan untuk Wawancara

Saya beberarapa kali ditanya oleh teman mengenai persiapan wawancara kerja. Meskipun dulu saya relatif sering menjalani wawancara kerja, namun sebagian besar saya peroleh ketika saya mempunyai pengalaman kerja, karena di awal-awal karier saya, saya bekerja dengan dosen saya yang tidak memerlukan wawancara.

Beberapa hal yang  dulu saya lakukan dalam persiapan wawancara a.l:
- membuat catatan kecil mengenai kemampuan-kemampuan yang saya miliki sehingga perusahaan layak untuk mempekerjakan saya
- membawa beberapa salinan CV dan contoh-contoh pekerjaan yang pernah saya kerjakan
- menggunakan pakaian yang rapi dan sopan
- datang sebelum waktu interview yang ditentukan. Biasanya saya menggunakan ojek atau taxi agar bisa datang tepat waktu.
- berjabat tangan dengan semua pewawancara dan menunggu untuk dipersilahkan duduk.
- dst….

interview-cartoon

Kartun Interview [Sumber: Reality SEO ]

Ternyata, apa yang selama  ini saya lakukan untuk mempersiapkan wawancara kerja sesuai dengan teori. Menurut Barbara Patcher, dalam bukunya New Rules @ Works, ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk bersiap-siap menghadapi wawancara kerja. Hal-hal itu adalah sebagai berikut:

1. Latihan. Berlatihlah memainkan peran wawancara dengan seorang teman atau kolega. Antisipasilah pertanyaan sulit dan putuskan bagaimana menjawabnya. Latihan mengenai cara menjawab pertanyaan wawancara bermanfaat untuk membangun rasa percaya diri.

2. Membawa tambahan salinan resume Anda. Anda harus siap jika pewawancara salah menaruh sesuatu yang Anda dikirim, atau ternyata Anda melakukan wawancara dengan lebih dari satu orang. Bawalah bahan-bahan lain yang mungkin ingin Anda tunjukkan kepada pewawancara, misalnya: contoh dari pekerjaan Anda jika Anda seorang penulis atau ilustrator; desain jika Anda adalah seorang arsitek; surat penjualan, katalog, atau brosur yang mungkin telah Anda kembangkan dan sebagainya.

3. Tiba pada waktunya. Kelihatannya jelas tetapi tidak semua orang ingat betapa pentingnya tepat waktu. Jika anda mengemudi, antisipasilah keadaan lalu lintas; jika Anda mengambil transportasi umum, perkirakan bus atau kereta api terlambat. Tidak peduli bagaimana Anda bepergian, asumsikan Anda akan tersesat

4. Menyambut pewawancara. Berjabat tanganlah dengan tegas, jika ada lebih dari satu orang pewawancara, berjabat tanganlah dengan masing-masing orang. Tunggu sampai Anda ditawari sebuah kursi sebelum Anda duduk.

5. Menjawab pertanyaan dengan jelas dan ringkas. Jangan mengoceh. Beberapa pewawancara sangat meyakinkan; Anda mungkin benar-benar tahu pewawancara Anda. Apapun, jangan biarkan diri Anda menjadi terlalu santai atau terlalu nyaman. Jangan pernah lupa bahwa itu sebuah wawancara dan Anda harus berada di posisi Anda.

6. Menjaga bahasa tubuh Anda. Jagalah ekspresi wajah Anda tetap menyenangkan, melihat pewawancara Anda di matanya, menghindari gerak-gerik gugup, seperti meremas-remas tangan Anda atau bermain dengan pena atau cincin, yang membuat anda terganggu.

7. Berpakaian tepat. Orang menilai Anda pada penampilan Anda, sehingga Anda menginginkan apa yang Anda pakai untuk bekerja. Ini benar, terlepas dari pekerjaan yang Anda lamar

8. Kirim catatan terima kasih. Kirimkanlah catatan terima kasih kepada setiap orang yang mewawancarai Anda. Gunakan alat tulis berkualitas bagus, kelihatan profesional dan pastikan Anda tidak membuat kesalahan ejaan atau kesalahan.

Dari ke-8 tips yang disampaikan oleh Barbara Patcher di atas, ternyata saya sudah mempraktekkan beberapa hal. Hanya, saya tidak mengetahui gerak-gerik tubuh saya pada saat diwawancarai. Saya hanya berusaha mempersiapkan wawancara dengan baik, dan berusaha menjalani wawancara sebaik-baiknya. Hasilnya beberapa kali ditolak, beberapa kali lulus namun tidak cocok gajinya, dan hanya dua kali yang lulus dan tawarannya sesuai. Dan untungnya, salah satu yang meluluskan saya adalah perusahaan tempat saya bekerja sekarang. [kom]

About these ads

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. bagaimana cara negosiasi masalah gaji yang baik, agar qta dpt gaji yang sesuai dgn yg qta inginkan? tolong berikan contoh percakapan negonya, thx b4

    • Berikut ini 20 tips untuk melakukan negosiasi gaji:
      1. tampilkan pengalaman dan tahu bagaimana melakukan
      2. persiapkan angka di mulut Anda
      3. jangan tanya gaji, biarkan pewawancara menawarkan pertama kali
      4. tunjukkan kegembiraan mengenai posisi
      5. bayangkan diri Anda sudah memiliki pekerjaan
      6. tidak membawa kehidupan pribadi Anda ke dalam negosiasi
      7. lakukan penelitian mengenai posisi yang ditawarkan, mengenai posisi yang diperlukan, skill yag dibutuhkan, gaji rata-rata di industri dan kebutuhan pasar.
      8. tahu nilai diri Anda sendiri
      9. tahu gaji minimum yang Anda harapkan
      10. siap dengan solusi alternatif untuk kas
      11. jangan takut untuk pergi
      12. juallah kemampuan diri Anda
      13. merasa nyaman dengan pewawancara
      14. bersikap tenang dan terkendali
      15. tidak selalu menolak tawaran pertama
      16. fleksibel tentang jam
      17. perkirakan manfaat lain
      18. buktikan bahwa Anda adalah orang terbaik untuk pekerjaan
      19. milikilah rencana cadangan
      20. mengantisipasi keberatan.
      [Sumber: http://www.askmen.com/money/career/36_career.html%5D

  2. Dhe Komo, ternyata dalam interview suatu pekerjaan banyak hal yang harus kita perhatikan ya. selama ini aku belum berpikir banyak aspek tersebut. namun aku ada sedikit hal yang bisa aku sharingkan, ini berdasarkan interview yang kujalani selama ini, hal harus diperhatikan antara laen :
    1. PD namun tidak sombong
    2. Rendah hati namun tidak minder
    3. Mandiri tapi tidak tergantung
    4. Siap bekerja sama dan terbuka terhadap perubahan
    5. syarat akan ide dan menjadi suatu pribadi yang berbeda
    7. jangan lupa googling ttg perusahaan yang akan interview kita..seperti sejarah, direksi, bisnis de el el ttg perusahaan tsb
    kenapa? karena ini akan memberi kesan kepada pewawancara bahwa kita sangat serius untuk begabung dengan perusahaan tsb

    ya mungkin aku kurang begitu memperhatikan banyak hal seperti yang dhe Komo tuliskan, diantaranya : latihan, membawa resume tambahan, berpakaian pantas :D, pernah dolo disindir oleh dosen sikologi ttg pakaianku yang sak geleme dewe :D

    oia Dhe Komo disebutkan bahwa kita bisa memberikan catatan terima kasih, lha iku maksudnya gimana ya? apakah setelah selesai interview kita langsung memberikannya?ato kah pada kesempatan laen?

    yang aku takutkan ketika kita interview dimana yang menginterview kita lebih dari satu orang..

    soalnya aku pernah, diinnterview oleh 3 orang sekaligus, pas interview di tambang batu bara nasional..dibantai 3 orang, mulai dari kabag+manajer+sekertaris..kan ga mungkin setelah kita diwawancarai trus kasih catatan..

    oia lupa dhe, gimana ketika kita akan menjawab pertanyaan dengan jelas dan singkat? disaat yang sama kondisi tidak memnungkinkan, dalam hal ini interviewer membuat suasana menjadi penuh canda+sante+celelekan+dipacokin ma sekertarisnya :D…
    lha pada waktu iku aku terhanyut ikut terbawa celelekan sang manajer :D dan aku yang dasarnya celelekan jadi iku sak geleme dewe..(THS)

    • Tri,
      menulis surat terima kasih setelah wawancara kerja merupakan suatu keharusan. Biasanya mengirim surat terima kasih itu secepatnya, sebaiknya dalam waktu 24 jam setelah wawancara berlangsung.

      Berikut ini 9 tips untuk menulis surat terima kasih:
      1. Menulis surat pernyataan terima kasih sesegera mungkin setelah wawancara atau kesempatan. Untuk wawancara kerja, hal ini harus dalam waktu 24 jam setelah wawancara.
      2. Tulislah dengan jelas dan ringkas.
      3. Gunakan tulisan tangan untuk surat pribadi dan menggunakan kop surat untuk korespondensi bisnis .
      4. Jika mungkin, alamatkan surat Anda kepada orang tertentu, bukan hanya perusahaan atau organisasi secara umum.
      5. Jangan berterima kasih kepada orang dahulu.
      6. Langsung ditujukan kepada penerima.
      7. Tulus – kebanyakan orang dapat merasakan bila Anda tidak jujur.
      8. Jadilah spesifik dan mencakup rincian dari acara.
      9. Mengoreksi surat sebelum mengirimnya: kesalahan tata bahasa dan kesalahan ketik adalah ceroboh dan tidak profesional.
      Sumber: http://www.writeexpress.com/thank-you.htm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: